Skip to main content

Anak Kecil (Bocah), Kejujuran dan Jodoh (istri)

Anak Kecil, kejujuran dan jodoh - Ada sebuah cerita menarik dan merupakan kisah nyata tentang seorang alumni pesantren yang mencari istri untuk menemaninya mengarungi kehidupan yang fana ini dengan harapan istri yang akan dipinangnya menjadi figur yang sesuai dengan klarifikasi agama, yaitu istri yang nantinya bisa menjadi "qurrota a'yun"

Terdapatlah Seorang alumni pesantren dan masih jomblo mendapatkan informasi dari salah satu kerabat bahwa ada gadis baik dan cantik yang barangkali bisa menjadi calon istri.

Berbekal foto hitam putih buram sang gadis ia bergegas menuju rumah calon mertua dengan tekadnya.

Uniknya ia membawa serta bocah, dan tentu sj salah satu kerabat yang merekomnya.

Sesampai di rumah calon ia dengan malu menyatakan maksud untuk silaturahim permulaan. Ketika itu calon mertua cuma bilang, "Kalau iya iya, kalau ndak ya ndak."
Sang gadis sebenarnya jg ikut berada di ruang perkenalan itu, tapi sang santri dan gadis jg sama-sama malu, bahkan untuk sekedar menoleh, apalagi saling menoleh, apatah lagi saling berucap.

Dalam perjalanan pulang santri ini bertanya kepada bocah. Dijawab, "Cantik, Mas. Mbak yang tadi itu sangat cantik."

Berbekal info dari kerabat bahwa sang gadis adalah seorang yang akhlaknya baik dan info kecantikan itu, sang santri bertekad melamar.

Mereka pun sampai sekarang berbahagia dengan memiliki empat putra. Alhamdulillah.

Ada banyak jalan menuju pernikahan. Dalam cerita ini bahkan cukup dengan perkenalan singkat dan tanpa melalui pacaran. Anak kecil pun, karena dianggap polos dan jujur adalah sumber informasi yang patut dipertimbangkan.

Semoga catatan cerita di atas mengenai Anak Kecil, kejujuran dan jodoh bisa menjadi inspirasi bagi para jomblowan dan jomblowati di dalam memilih calon pasangan masing-masing. semoga bermanfaat


Wallahu a'lam