Hanyalah catatan kecil saya

Sebuah catatan kecil saya yang saya tulis dengan, barang kali bisa bermanfaat

Kisah yang mengandung suri tauladan

Sebuah kisah bagi kita yang memiliki nilai yang indah yang bisa kita ambil suri tauladan di dalamnya

Membuka cakrawala Berfikir

Dengan ide cemerlang terbukalah lembaran hidup baru dengan penuh semangat dan harapan baru

Mohon Koreksinya Bila Ada yang Salah, Saya Hanyalah Manusia Biasa

KONDISI MAYYIT DALAM KUBUR SELAMA TUJUH HARI

Kondisi Mayyid kala di dalam kubur


ﺭﻭﻱ ﻋﻦ ﻣﺠﺎﻫﺪ : ﺃﻥ ﺍﻟﻤﻮﺗﻲ ﻳﻔﺘﻨﻮﻥ ﻓﻰ ﻗﺒﻮﺭﻫﻢ ﺳﺒﻌًﺎ ، ﻓﻜﺎﻧﻮﺍ ﻳﺴﺘﺤﺒﻮﻥ ﺃﻥ ﻳﻄﻌﻢ ﻋﻨﻬﻢ ﺗﻠﻚ ﺍﻷﻳﺎﻡ .

Di riwayatkan dari Mujahid bahwa sesungguhnya orang-orang mati mendapat cobaan dikuburnya selama tujuh hari. Mereka akan senang jika dikeluarkan sedekah makan yang pahalanya dihadiahkan buat mereka selama hari-hari itu".

Mujahid bin Jabr (Jubeir) adalah salah seorang pembesar tabi'in, Al Muqri' (ahli qiro'ah) dan Al Mufassir (ahli tafsir). Beliau mengambil ilmu dari sahabat Ibnu Abbas RA. Menurut Yahya Al Qoththon, Mujahid wafat tahun 104 H. Umat sepakat akan keilmuannya dan mengambil hujjah darinya.

Dalam Fatawa karya Ibnu Taimiyyah 4/295 ada sedikit berbeda redaksinya. Teksnya berbunyi:

ﻋﻦ ﻣﺠﺎﻫﺪ : ‏( ﺇﻥ ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﺗﺪﻭﻡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻘﺒﻮﺭ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻳﻮﻡ ﻳﺪﻓﻦ ﺍﻟﻤﻴﺖ ).

Dari Mujahid: "Sesungguhnya arwah orang mati akan tetap berada dikuburnya selama tujuh hari sejak ia dikuburkan".
Teks lain dalam fatawa li ibni Taimiyyah sebagai berikut:

ﻭﻋﻦ ﻣﺠﺎﻫﺪ ﻗﺎﻝ : ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻘﻴﻮﺭ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻣﻦ ﻳﻮﻡ ﺩﻓﻦ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﻻ ﺗﻔﺎﺭﻕ ﺫﻟﻚ .

..dan dari Mujahid: "Arwah mayyit akan berada dikubur selama tujuh hari setelah penguburannya dan tidak terpisah". (Ibnu Taimiyyah, Fatawa 4/295).

Dari 'Ubeid bin 'Umair, beliau dawuh:

ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﻳﻔﺘﻦ ﺳﺒﻌًﺎ ﻭﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻖ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﺻﺒﺎﺣًﺎ .

"Orang mukmin dicoba dalam tujuh haro dikuburnya, sementara orang munafik selama empat puluh hari".

'Ubeid bin 'Umeir bin Qotadah Allaitsy, sebagaimana disebutkan Ibnu Sa'd dalam AthbThobaqôt Al Ula-nya bahwa 'Ubeid adalah seorang tabi'in ahlu makkah. 'Ubeid bin 'Umeir adalah tsiqoh dan banyak mendapat riwayat hadits. Wafat tahun 74 H. Sedangkan menurut Ibnu Qutaibah, beliau wafat tahun 68 H.

Maroji': Kitab Ahwâl Al Qubûr wa ahwâlu ahlihâ ilâ An Nusyûr, karya Al Hafidz Zainuddin Abdurrahman bin Rojab Al Hanbaly (w.795 H).

Mochammad Fuady Abdullah.
Disqus Comments

NEWSLETTER SIGNUP