Skip to main content

DOA UNTUK SENDIRI DAN ORANG LAIN

Dalam berdoa kita dianjurkan bukan hanya mendoakan untuk diri kita sendiri tapi juga orang lain.

Lalu mana yang afdhol dalam berdoa, apakah memulainya dengan mendoakan diri lalu orang lain ataukah sebaliknya?

Para ulama berkata, disunahkan bagi seseorang berdoa memulai dari dirinya sendiri jika terkait dengan kepentingan akhirat. Apabila berdoa terkait masalah dunia, maka adabnya mendahulukan mendoakan orang lain, baru kemudian berdoa untuk dirinya.

Dalam Alquran, Doa Nabi Ibrahim Alaihissalam sebagai berikut:

ﺭﺏ ﺍﺟﻌﻠﻨﻲ ﻣﻘﻴﻢ ﺍﻟﺼﻠﻮﺓ ﻭﻣﻦ ﺫﺭﻳﺘﻲ ﺭﺑﻨﺎ ﻭﺗﻘﺒﻞ ﺩﻋﺂﺀ ○ ﺭﺑﻨﺎ ﺍﻏﻔﺮ ﻟﻲ ﻭﻟﻮﺍﻟﺪﻱّ ﻭﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻳﻮﻡ ﻳﻘﻮﻡ ﺍﻟﺤﺴﺎﺏ

"Ya Tuhanku jadikan hamba dan keluarga hamba menjadi orang-orang yang senantiasa mendirikan sholat. Ya Tuhan kami kabulkan doa hamba. Wahai Tuhan kami, ampunilah hamba dan kedua orang tua hamba serta kaum yang beriman kelak dihari perhisaban".
Nabi Ibrahim 'alaihissalam memulai doa untuk dirinya lalu keluarga dan orang lain.

Rosulullah SAW bersabda: "Ibda' binafsik!. mulailah dari diri sendiri". Nabi SAW ketika menyebut nama Nabi sebelumnya juga memulai dari dirinya sendiri

 ﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻭﻋﻠﻰ ﺃﺧﻲ ﻓﻼﻥ


Mochammad Fuady Abdullah